Cor jalan yes, drainase no!

Malam ini, terjawab sudah pertanyaan sebagian warga Komplek Bumi Panyileukan Bandung, yang selama ini tak terjawab karena belum ada bukti.

Bagaimana tidak, kegiatan perbaikan Jl Soekarno Hatta Bandung, di ruas jalan Gede Bage – Cibiru berupa peninggian permukaan jalan dengan cor setinggi kurang lebih 20 cm itu tidak/belum diikuti perbaikan saluran drainase yang sepadan, alias bersesuaian dengan kalkulasi perhitungan vokume dan kecepatan run-off water yang seharusnya.

Sebagian warga sudah menduga, bahwa kegiatan perbaikan jalan ini bukan hanya mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di ruas jalan ini, tapi akan memindahkan banjir ke dalam komplek yang elevasinya lebih rendah.

Malam ini, aliran air permukaan (run-off water) setinggi rata2 20-30 cm terjadi hampir di seluruh bagian komplek. Padahal sebelum perbaikan jalan dimulai, kondisi seperti ini belum pernah terjadi.

Terlihat beberapa kendaraan yang berhenti karena mesinnya tidak bisa dihidupkan (semoga tidak merusak komponen pentingnya).

Seyogyanya sebuah perencanaan yang matang, seharusnya dapat mengintegrasikan dan mengantisipasi berbagai kemungkinan dampak negatif yang dapat ditimbulkan. Seyogyanya perbaikan jalan yang dilakukan dapat direncanakan secara lebih komprehensif, menyeluruh, tidak sektoral, sehingga tidak terkesan ‘memindahkan banjir’.

Kata Jarwo Kwat, “Please deh ah!”

Regards, DHS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s