Trip to Malang

“Rencana ke ngalaM”, begitu subjek email dari kawan saya yang mengingatkan saya apa saja yang perlu dibawa untuk perjalanan ke Kota Malang Senin awal bulan Maret ini. Hmmm… khas-nya orang Malang, pikir saya….

Alhamdulillah perjalanan berjalan lancar. Dijemput travel C*******I dari rumah pukul 03.30 dini hari akhirnya mengharuskan saya melaksanakan shalat shubuh di kendaraan. Delay pesawat ‘cuma’ 15 menit kok, he he… Ternyata maskapai sekelas GIA pun delay juga ya….

Tiba di Cengkareng, perut sudah mulai meminta jatah diisi, maka setelah cek-in mulai deh mencari-cari tempat yang pas… makanan berat dan secangkir kopi ginseng cukup membuat perut ini berasa hangat…

Sempet kaget juga waktu menunggu mau landing, soalnya ada Ustadz Jeffy (assalamu’alaikum ustadz…) yang duduk  persis di depan saya…. (sudah saya ceritakan khusus tentang itu di postingan lain…)

………

Suasana Kota Malang membuat saya kerasan, soalnya agak mirip dengan kota Bandung.  Desain kotanya, bangunan-bangunannya yang banyak bergaya kolonial, pepohonan tingginya, dan skala kotanya, membuat kita merasa berada di lingkungan yang memang diperuntukkan bagi manusia, tidak seperti halnya kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya…

Pak Hari, Pa Irwan, dan kawan-kawan yang sempat menemani keliling kota, mencicipi kuliner, memperkenalkan dengan kawan-kawan lainnya, terima kasih sekali atas sambutannya…

Saya masih sedang mencari image yang pas untuk menggambarkan Kota Malang ini….

(… bersambung…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s