Fasilitas Umum di Tempat Umum di Kota Bandung…

Asswrwb…

Menjelang ‘libur panjang’ seperti sekarang, biasanya Kot Bandung menjadi sasaran empuk bagi para pelancong, terutama warga Jabodetabek. Waktu tempuh yang semakin pendek, dan kemudahan akses semakin membuat orang bersemangat untuk menghabiskan akhir pekan di Kota Bandung ini, ditambah lagi dengan wisata kuliner dan wisata belanja yang selalu ramai dikunjungi orang.

Mungkin diantara para pengunjung ada yang memperhatikan, Tempat Umum seperti Mall, Shopping Center atau tempat umum apa saja yang menyediakan fasilitas umum yang nyaman seperti musholla dan toilet? Karena saya sendiri di beberapa tempat mengalami kesulitan menemukan fasilitas tersebut dalam kondisi baik/memuaskan.

Sebagai contoh, Bandung Electronic City atau BEC. Kita semua rupanya sudah faham tentang keberadaan mushollanya yang kecil, tidak sebanding dengan pengunjung yang berkepentingan memanfaatkannya. Beda dengan musholla yang kita temui di Bandung Super Mall atau BSM. Bandingkan pula dengan musholla di sekitar Gramedia Merdeka. Atau pernah tidak merasakan bagaimana sulitnya menemukan toilet di Paris van Java?

Belum lagi kalau kita berbicara tentang fasilitas parkir. Bisa kita perhatikan bagaimana fasilitas parkir yang tidak memadai, sistem sirkulasi/akses menuju site/lahan berkontribusi terhadap kemacetan lalu lintas kota, termasuk tentunya Kota Bandung ini…

Seharusnya, fasilitas-fasilitas umum seperti itu dijadikan prasyarat dalam proses perijinan. Logikanya, mereka yang berwenang mengeluarkan ijin adalah mereka yang memahami permasalahan-permasalahan seperti ini, dan dapat memperkirakan dampak yang akan ditimbulkan sebagai konsekuensi logis dari rancangan dan keberadaan fasilitas umum tersebut.

Tidak perlu membuat pernyataan dengan menyalahkan salah satu atau pihak lain, cukup dengan ber-empati, mestinya kita dapat berkontribusi terhadap ketertiban kota…

Wallahu’alam…

8 thoughts on “Fasilitas Umum di Tempat Umum di Kota Bandung…

  1. Memang miris, dengan fasilitas umum (terutama musholla dan toiletnya) mall-mall di kota Bandung. Tekad Saya tidak ingin melaksakan sholat di pasar atau mall manapun, tapi akibat waktu yang mepet, cari masjid susah.. akhirnya jadi sholat juga di “musholla” dengan ragam ‘kericuhan’ dari toilet di sampingnya. Udah, bener deh! Ga lagi lagi. Ya Allah, inikah musholla yang ‘disucikan para hamba-Mu’? Gudang pun lebih bagus kayaknya dari pada pengapnya fasilitas ini.
    Mudah2an fasilitas umum di tempat2 wisata di Bandung Utara tidak demikian.

  2. Memang betul, fasilitas umum belum menjadi prioritas bagi pengembang, karena orientasi bisnis semata, fokus pada profit, bukan benefit….
    Semoga Pemkot semakin menyadari pentingnya keberpihakan para pelaku bisnis kepada kepentingan umum…

    ———–
    terima kasih atas supportnya … (admin)

  3. Mal di Bandung besar dan megah, tapi jangan tanya mushola dan toilet nya…hanya Mal tertentu yang toilet dan musholanya bersih (seperti di Ciwalk). Menurutku fasilitas umum di PVJ tak sebanding dengan kemegahan Mal nya

  4. udah pernah sholat di ‘kings’? walaupun tempat yang disediakan cukup luas, tapi sedih sekali rasanya karena terkucilkan dan ada kesan dipaksakan pengadaannya. Klo saya jadi walikota…..(lo kok malah berandai2), saya akan fokus memperhatikan 1 atau 2 hal saja yang menyangkut hajat hidup orang banyak (bukan berarti yang lain tidak diperhatikan atuh) misalnya masalah fasum ini atau masalah PLTSa yang bisa mengangkat nama kota bandung yang mulai tidak nyaman, menjadi sesuatu yang dibicarakan orang dari luar, memberikan citra positif untuk kota kembang dan pada akhirnya tentu saja… mengangkat pamor saya sebagai walikota…..hahaha

  5. Setuju kang DHS, memang fasilitas umum di tempat umum (pusat akitivitas umum) lebih diperhatkan sebagai prasarat dan dipikirkan matang2, kadang fasilitas umum hanya sebagai formalitas saja. Termasuk pengamalan kang Hendy juga pernah dialami oleh saya.

    1. Kang Hendy dan Kang Awan, saya turut prihatin atas kejadian yang menimpa keluarga. Padahal kan niatan jalan-jalan untuk refreshing, eh malah sutress, he he…
      Kalau tempat lain, ada gak yang bisa direview di sini, biar pembaca yang lain bisa mendapat informasi lebih banyak…
      Tks…

  6. Wah kebetulan saya punya pengalaman buruk saat mampir ke BSM beberapa waktu yang lalu ! Sebetulnya bukan saya yang berkepentingan dengan kebutuhan yang satu itu, tapi anak saya yang kedua. Untuk ukuran Mall yang semegah itu, rasa-nya sungguh menyedihkan fasilitas kebersihan wc-nya. Karena fasilitas wc-nya terbatas akhirnya semua pengunjung yang berkepentingan harus mengantri di sepanjang koridor masuk ke ruangan wc itu. Memang sih ada juga disediakan sofa yang memungkinkan pengantri untuk sejenak melepas penat menunggu antrian. Tapi ada satu hal yang membuat saya kesel setengah mati yaitu bau menyengat yang entah keluar dari tumpukan sampah di tong sampah, ato berasal dari lubang wc-nya….Masya Allah bener-bener bikin semaput tuh bau-nya !! Selama hampir 20 menit lebih saya dan anak saya tersiksa dengan keadaan seperti itu..!! Duuhh..!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s