IMB

“Pa, ini harus digambar ulang”, demikian kata petugas penerima berkas di kantor tempat pengurusan IMB Kota Bandung waktu itu.

“Lho, memangnya kenapa?” saya tanya balik, karena penasaran.

“Ya, ini ada yang salah”.. jawabnya kemudian…

Karena saya yang desain sendiri rumah saya, file-nya ada di rumah, dan saya ngerti gimana harus mendesain, saya bersikukuh untuk tidak mau minta tolong gambar dirubah (sambil dijawab, “terserah”…). Alhasil, setelah 3x revisi baru gambar disetujui. Yang tidak habis pikir, kenapa untuk mengurus IMB ini kok rumah tetangga harus juga digambar?

IMB rumah kecil kami akhirnya keluar setelah menunggu hampir 3 bulan dan setelah beberapa kali saya datangi kantornya untuk menanyakan perkembangannya. Terakhir, ditanya, “Pak, ini plang tanda IMB-nya mo diambil juga? Buat apa?” katanya… Lhoooo!!!!!

Pengalaman ini saya alami tahun 2000 yang lalu.

Sekitar bulan Oktober 2008 yang lalu, saya membangun rumah adik, masih di Kota Bandung. Karena keterbatasan waktu, saya minta kawan untuk urus IMB melalui jalur biasa, bukan jalur ‘biasa’. Sampai sekarang, setelah 2 bulan lebih mengajukan IMB, masih juga belum keluar, baru keluar izin IPPT. Padahal lokasi rumah tersebut berada di komplek perumahan, yang mestinya sudah ada IPPT-nya. Kasus yang sama, kawan saya yang urus IMB itu diminta menggambar ulang. Sayangnya, karena bukan saya yang urus sendiri, kawan saya ini nurut saja ketika diminta digambar ulang (tentunya dengan penambahan biaya dong….). Dan tidak ada yang berubah sama sekali!!! Ampun deh!!!! Ternyata, setelah 8 tahun tidak ada perubahan sama sekali. Menyedihkan….

Semoga semakin banyak warga Kota Bandung yang berani untuk menolak diminta rumahnya digambar ulang…

37 thoughts on “IMB

  1. siang pak DHS,
    sy sedang akan mengurus IMB d bdg,d bantu oleh mertua d carikan org yang biasa urus2<singkat cerita ada org yang mau urusin,sebelumnya saya sempat baca page ini,setelah ngobrol org tsb menyebutkan orang dalam yang katanya pejabat yaitu ibu tr*s…,saya langsung teringat ceritera pa tatang (salah satu yang pernah commet d page ini) dan lsg saya pending untuk di uruskan oleh org ini,setelah bertemu dg teman saya akhirnya meminta bantuan paman teman yang juga biasa urus" dan menerangkan prosedur se jelas" nya….akhirnya kita deal,daaaannnnn ketika hendak mendaftar terkaget lah paman teman saya ini ,karena alamat dan nama yang di daftarkan sudah terdaftar a.n ibu tr*s iniiii???saya jadi heran,siapa sebenanya ibu tr*s ini????yang punya kantor di jalan cianjur????biang nya imb????jadi harus urus" dg yang bersangkutan.ada saran kah u masalah yang saya alami???terimakasih

  2. Selamat pagi pa Dian..
    Saya mau bertanya mengenai pengurusan IMB yang hilang (Fotocopynya juga tidak ada), apakah pengurusannya sama dengan pengurusan seperti membuat IMB baru atau tidak? dan saya harus kemana untuk pengurusannya.
    trim’s sebelumnya.

    1. Tks sudah berkunjung ke blog ini Pak/Mas Dani.. mohon maaf, sy kurang faham mengenai hal tersebut. Kalau mau lebih jelas, sebaiknya dikonsultasikan ke Dinas Perizinan/Dinas Tata Kota di kota bersangkutan supaya lebih jelas informasinya, apakah harus membuat baru atau bisa diterbitkan salinan IMB dari IMB lama… (seharusnya sih ada arsipnya)…

  3. Hallo semua, saya mau berbagi juga nih, …

    Sekitar bln Juli 2010 saya mengajukan permohonan IMB kepada seseorang berinitial ibu “T” atau sering dipanggi “Ibu Tr*s”, saya mengajukan pada bulan juli 2010 tersebut karena berencana akan merenov rumah bulan September 2010, jadi ada waktu jika misal ada keterlambatan penyelesaian proses IMB…

    Lalu, minggu ke minggu….bulan ke bulan sampe saat ini (September 2011) IMB tersebut tidak kunjung selesai, alasannya dalam 15 bulan ini ya selalu begitu “udah selesai koq, tinggal di cap” atau “tiap hari juga saya chek”…..

    Selidik punya selidik, ternyata banyak kasus serupa dengan kasus saya ini (biaya & segala persyaratan selesai namun IMB ga selesai juga), padahal biaya yg diajukan tidak murah koq…..untuk luas bangunan 300m2 saya diminta bayar Rp.8jtan (bandingkan dgn harga mba Titi, yg 100m2 biayanya Rp.1jt).

    Mungkin karena ibu initial T I tsb kesal karena saya tagih terus nasib IMB saya, akhirnya beliau menjawab via facebook, yg isinya kurang lebih begini: “nanti sih bikin IMB lewat calo aza, jangan lewat pejabat, kalo lewat pejabat bisa 4 bulan bisa sampe 2thn” (memang ada calo pembuatan IMB?)

    Demikian lah pengalaman buruk saya bersama dengan beberapa orang yg lain ttg pengalaman membuat IMB lewat ibu PEJABAT yg berinitial T I,…..saran saya apabila anda sudah terlanjur mengajukan lewat “ibu Pejabat T” tsb, jangan segera dilunasi apabila belum hasil/progres dari beliau, kemudian juga ditanya berapa biaya per m2.

    Mudah2an kasus ini tidak menimpa saudara2 warga kota Bandung yg lain

  4. Saya baru saja mengajukan Imb begitu udah serahin syarat2 nya sama petugasnya langsung dkasih no HP nya…, saya sempat bingung apa maksudnya? Ya akhirnya tahulah maksudnya….. ternyata untuk mengurus imb tuh urusannya ke person orgnya, harga juga yang nentuin person karyawannya..jd ada tawar menawar dsini…
    Ada nggak ya jalur yang bener2 resmi? Kalau karyawannya aja sudah jadi calo jadi susah juga ya..?!?
    Saya pernah buka website http://www.boss.or.id websitenya BPPT tp banyak errornya jd sama aja nggak bisa digunakan…

  5. Selamat malam Pak Dian, saya seorang mahasiswa teknik sipil ITB, pak. Sangat menarik mengenai IMB ini, kebetulan tugas akhir saya mengenai data yang diperlukan untuk pembuatan peta risiko bangunan. Salah satu sumber data mengenai bangunan yang ada di negeri kita ini kan melalui IMB pak, kalo boleh tahu, data apa saja ya pak yang bisa didapatkan melalui IMB, dan jika di Bandung, instansi mana yang bisa saya tanyai terima kasih pak sebelumnya

    1. Mas Jarhamdani…
      Sukses dengan tugas akhirnya ya, semoga bisa di-aplikasi-kan untuk penataan kota sehingga dengan mengetahui resiko bangunan, maka design akan bisa lebih antisipatif menghindari resiko bahaya tersebut..
      Sebagaimana namanya, IMB adalah Izin Mendirikan (belakangan termasuk merubah, merenovasi, menambah) Bangunan. Seharusnya IMB ini mengikuti aturan2/araha aturan yang lebih tinggi, seperti misalnya arahan dari Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) atau UDGL (Urban Design Guide LIne).
      Karena namanya IMB, seyogyanya dimiliki oleh pemilik gedung/bangunan bersangkutan.
      Seharusnya, IMB juga tercatat dengan baik di instansi yang menerbitkan IMB tersebut.
      Untuk Bandung, mungkin bisa ke Perizinan/Tata Kota Bandung.
      Semoga membantu…

  6. ikutan ya..
    sebelumnya salam kenal, titi ke sini dari google pengurusan IMB siapa tahu udah bagusan skrg.
    Sebenarnya titi pernah mengurus IMB sendiri, tahun 2008
    Berbekal sedikit pengetahuan, bahwa semua surat pasti keluar masuk lewat sekretaris, titi langsung mencari sekretariat/bagian umum dari kantor itu.
    Setelah mengisi form dan melengkapi lampiran, berhubung IMB yg saya urus adl utk rumah yg sudah berdiri, petugas minta saya uang untuk peninjauan lokasi dan menggambar denah. Nggak terlalu besar, cuma 300-400rb
    Dlm waktu seminggu, petugas sudah survey ke rumah
    Dua minggu kemudian, IMB titi sudah jadi. Tentunya setelah ditelepon beberapa kali. Soalnya di panduan perda maksimal 14 HK sudah jadi.
    Total biaya pengurusan itu sekitar 1 juta -an. Tanah 160m2, rumah 100m2

  7. Pak DHS terima kasih atas sarannya..
    perkembangan terakhir ijin saya masih nunggu surat rekomendasi dari dinas tata ruang dan cipta karya yang tempatnya di BPPT juga lantai 2..

  8. Halo pak DHS..
    saya rakyat biasa baru mau mengurus IMB.. membaca pengalaman yang bapak dan yang lainnya.. sepertinya permasalahannya sama yaitu prosedur untuk mendapatkan IMB yang ribet, berbelit dan oknum petugas yang memanfaatkan ketidaktahuan kita.. jadi wajar saja kalo sebagian dari masyarkat tidak punya IMB dan tidak akan mau membuat IMB. kalo tidak ada perbaikan dari pemerintah kota bandung..
    pak DHS saya minta saran dan pencerahan untuk membuat IMB.
    saya berencana akan mengurus sendiri IMB sekipun itu bakalan ribet seperti yang bapak alami pada tahun2 yg lalu..

    terima kasih sebelumnya..

    NB : saran mohon juga dikirim ke email saya..

    1. Hallo Pak Saujana…

      Beberapa minggu yang lalu, salah seorang famili saya juga mengurus IMB…

      Saya dengar ada peraturan baru, dan sudah saya konfirmasi bahwa memang betul adanya, dan saya yakin tujuannya adalah untuk perbaikan dan kebaikan…

      Hormat dan support saya buat Pak Saujana yang berniat mengurus IMB sendiri…

      Kalau ditanya saran, mungkin begini saja:

      1. Setiap apa yang diminta/dipersyarakan, minta supaya kita mendapat data tertulis, dan mendapat informasi sejelas-jelasnya, misalnya kalau diminta ‘Gambar Lengkap’, tanyakan (kalau bisa supaya tertulis) yang dimaksud ‘Gambar Lengkap’ itu apa saja? Kalau perlu sampai daftar gambarnya, sehingga ketika Pak Saujana membuat gambar, sudah jelas gambar apa saja yang diperlukan untuk mengurus IMB tersebut.

      2. Jangan ragu/takut untuk sering-sering berkonsultasi/berkordinasi dengan petugas, supaya semakin jelas bagi kita, apa saja yang masih perlu/harus dilakukan.

      3. Dilakukan sambil bersabar🙂

      Tetap semangat Pak!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s