Si ibu terlihat bingung menerima enam lembar uang lima puluh ribu yanag diberikan sebagai ‘pengganti’ atas ‘fasilitas’ penginapan yang kami gunakan (gudang kayu yang penuh dengan sarang laba-laba) dan makanan yang kami makan (daging rusa dimasak sedemikian rupa sehingga cukup menggugah selera). “Saya memang biasa menolong orang yang bermalam di sini, tapi saya tidak bermaksud memasang tarif dan menarik keuntungan dari itu”, kata si Ibu menambahkan, sambil mengembalikan tiga lembar uang tersebut kembali ke saya.
read more »
December 17, 2007



