From Blog to Web (Dari Blog sampai Web)…

Sebetulnya, setelah cari definisi dari sana sini, baik blog maupun web sama-sama merupakan sebuah halaman di dunia maya, yang berisi informasi yang ingin disampaikan oleh si/sang pemilik blog/web, sesuai dengan visi dan misi dia membuat blog/web tersebut.

Bagi saya pribadi, blog seperti http://dianheri.wordpress.com ini lebih bersifat sesuatu yang pribadi, sebagai canvas bagi seorang pelukis, media mencurahkan apa yang ingin diceritakannya kepada orang lain. Ya, begitulah dunia maya. Tanpa harus saling mengenal, bias saling mencari dan memberi informasi. Makanya aneh rasanya ketika menemukan sebuah blog yang berisi banyak hal pemikiran dari penulisnya, tapi kemudian dia bilang bahwa isi blog tersebut tidak boleh dikutip dan atau dicuplik. Kalau begitu, tulis dan simpan saja di salah satu folder di komputernya.

Saya tertarik menulis di blog, terutama dilatarbelakangi oleh pengalaman pribadi ketika menemukan kesulitan mencari informasi tentang suatu lokasi yang akan didatangi. Bagi saya, ketika akan mendatangi suatu lokasi/tempat, seminimal mungkin haruslah ada informasi awal mengenai tempat tersebut, seperti misalnya aksesibilitas, fasilitas (penginapan, dll), makanan, souvenir, dan kondisi masyarakatnya yang tentunya akan berpengaruh bagi persiapan dan kesiapan kita.

Ketika search/googling tidak menemukan data yang diharapkan, akhirnya berbekal informasi seadanya kamipun berhasil tiba dengan selamat, beraktifitas, dan dapat kembali dengan lancer. Karena kondisi inilah akhirnya saya putuskan untuk berusaha berbagi informasi dan cerita tentang tempat-tempat yang pernah saya kunjungi.

Mengawali blogging tanpa pengetahuan yang mencukupi, membuat saya harus mencari guru, supaya apa yang dilakukan tidak menjadi suatu kesia-siaan. Alhamdulillah, dengan komunikasi online via Yahoo Messenger, online tutor saya, yaitu Awan Sundiawan, dan Hendy Herdiman banyak membantu membuat blog ini.

Tahap awal adalah memilih blog gratisan mana yang akan dipakai. Dan akhirnya WordPress.com menjadi alternatif yang dipilih karena kemudahan pengaturannya yang simple, friendly, tanpa kehilangan kesempatan untuk berkreasi.

Seperti orang yang sedang euphoria, segala macam dicoba, sampai di satu kondisi blog saya seperti toko kelontong… segala macam ada.. Untunglah akhirnya berhasil meredam nafsu menampilkan segala macam tema dan widget yang tersedia itu, sehingga pilihan format blog saya seperti ini adalah yang paling lama dipakai.

Karena mudahnya membuat blog, membuat saya menjadi keranjingan. Sedikit-sedikit buat blog baru, sehingga alhasil sampai saat ini saya sudah membuat sedikitnya 8 (delapan) blog di WordPress.com, mulai dari blog pribadi ini, juga blog Bandung Sekarang sebagai media curahan kekesalan atas kondisi Kota Bandung yang tidak kunjung membaik, juga ada blog Tukang Nguseup yang tadinya saya dedikasikan untuk merekam hobi para bapak tetangga saya, ada Blog Yayasan Al Muminin Ciamis sebagai media komunikasi pihak yayasan yang dikelola bersama keluarga di Ciamis dengan para donatur dan pihak-pihak yang berkepentingan.

Ada lagi Blog Cerita Rakyat Indonesia yang saya buat karena keinginan mengumpulkan cerita-cerita rakyat di Indonesia tanpa harus berunsur bisnis, juga beberapa blog yang diperuntukkan bagi teman-teman di Partai Kesukaan Saya…

Tidak ketinggalan beberapa blog yang sempat saya rencanakan untuk dijadikan blog bisnis, walau kemudian tidak jadi di-publis, dan Blog Seorang Ustadz yang karena kesibukan beliau belum dikembangkan lagi.

Pengalaman membuat website non gratisan pertama adalah ketika saya putuskan untuk membuat www.alusmanis.com yang dirasa perlu adanya sebagai media komunikasi online diantara sesama ALUmni SMAN 1 ciamIS.

Tidak lama kemudian saya beranikan membuat lagi www.al-muminin.org untuk melengkapi keberadaan blog yayasan tersebut, dan www.ialijabar.org yang dibuat untuk kepentingan komunikasi, database dan informasi bagi organisasi Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia daerah Jawa Barat, dan terakhir yang baru dalam tahap ‘selesai’ sementara adalah www.umishop.com satu toko online yang saya buat untuk istri tercinta…

Seluk beluk teknik dalam membuat web-web tersebut insya Allah akan dimuat dalam tulisan lainnya…

One Comment to “From Blog to Web (Dari Blog sampai Web)…”

  1. Wow. keren…. wilujeng nge-web… hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.